Kamis, 27 Desember 2012

to my lovely sista

puisi ini aku persembahkan untuk kakak ku tercinta Ponidyah Untari dan Suaminya Agus Kurniawan yang menikah pada tanggal ulang tahunku, 3 November

Ketika Sang Adam dan Hawa Dipersatukan

                                                        Oleh : Dwi Novita Sari
Ketika waktu itu tiba ..
Ketika permata terindah kami berjalan menuju ibadahnya ..
Sesak hati ini untuk menyaksikannya ..
Gundah, bahagia, kehilangan, dan tangis tumpah ruah ..
        Dua anak manusia yang dipersatukan oleh cinta ..
        Menunggu detik-detik bahagianya ..
        Menunggu sorak para pembimbing mereka berkata ..
        ‘SAH’ ..
Wahai Sang Adam ..
Jaga bunga pelita kami di dalam benakmu ..
Sayangi wanita terindah yang ada dihidup kami dan dihidupmu ..
Tak akan ku biarkan engkau untuk membuatnya rapuh ..
Tak akan ku biarkan engkau melekatkan setiitik noda di hatinya ..
Tak akan ..
        Wahai sang Adam pendamping hidupnya ..
        Jaga harta jiwa kami digenggamanmu ..
        Sucikan bahtera keluarga kecilmu dihadapan Tuhan ..
Kami, merelakan harta berharga kami berdiri dipundakmu untuk
selamanya ...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar